<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>

<rss version="2.0"
 xmlns:blogChannel="http://backend.userland.com/blogChannelModule"
>

<channel>
<title>Ghuroba&#x27; alienasi</title>
<link>http://albuny.multiply.com/</link>
<description>&#x628;&#x633;&#x645; &#x627;&#x644;&#x644;&#x647; &#x627;&#x644;&#x631;&#x62D;&#x645;&#x646; &#x627;&#x644;&#x631;&#x62D;&#x64A;&#x645; &#x627;&#x644;&#x62D;&#x645;&#x62F; &#x644;&#x644;&#x647; &#x631;&#x628; &#x627;&#x644;&#x639;&#x627;&#x644;&#x645;&#x64A;&#x646; &#x648;&#x627;&#x644;&#x639;&#x627;&#x642;&#x628;&#x629; &#x644;&#x644;&#x645;&#x62A;&#x642;&#x64A;&#x646; &#x648;&#x635;&#x644;&#x649; &#x627;&#x644;&#x644;&#x647; &#x648;&#x633;&#x644;&#x645; &#x648;&#x628;&#x627;&#x631;&#x643; &#x648;&#x623;&#x646;&#x639;&#x645; &#x639;&#x644;&#x649; &#x646;&#x628;&#x64A;&#x646;&#x627; &#x645;&#x62D;&#x645;&#x62F; &#x648;&#x639;&#x644;&#x649; &#x622;&#x644;&#x647; &#x648;&#x635;&#x62D;&#x628;&#x647; &#x623;&#x62C;&#x645;&#x639;&#x64A;&#x646; .</description>
<pubDate>Wed, 8 Oct 2008 15:38:22 -0000</pubDate>
<lastBuildDate>Sat, 12 Jul 2008 00:11:51 -0000</lastBuildDate>

<image>
<title>Ghuroba&#x27; alienasi</title>
<url>http://images.albuny.multiply.com/logo</url>
<link>http://albuny.multiply.com</link>
<width>100</width>
<height>100</height>
</image>

<item>
<title>Dextra In Jogja</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/photos/album/19/Dextra_In_Jogja</guid>
<pubDate>Sat, 12 Jul 2008 00:11:51 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Fatwa Syeikh Ibnu Bazz Tentang Mengganggu Turis Dan Tamu Asing </title>
<description>Fatwa Syeikh Ibnu Bazz Tentang Mengganggu Turis Dan Tamu Asing 

 

Dalam kumpulan fatwa-fatwa beliau jilid 8 halaman 229, beliau ditanya :

&#x201C;Apa hukum menganiaya turis-turis asing dan para tamu di negeri-negeri Islam?&#x201D;.

 

Beliau menjawab :

&#x201C;Ini tidak boleh, menganiaya siapa saja tidak boleh. Apakah itu para turis atau para pekerja, karena mereka adalah musta&#x2019;man (orang yang mendapat jaminan keamanan dari pemerintah). Mereka masuk dengan jaminan keamanan, maka tidak boleh menganiaya mereka. Tetapi pemerintah hendaknya dinasehati sehinga melarang apa-apa yang tidak patut untuk ditampakkan. Adapun menganiaya mereka, maka itu tidak boleh. Adapun individu-individu manusia, tidak ada hak bagi mereka untuk membunuh, memukul dan menyakiti mereka (para turis tersebut), bahkan kewajiban mereka untuk mengangkat perkara (yang perlu diperbaiki menurut pandangan mereka &#x2013;pent) kepada pemerintah, karena menganiaya mereka adalah berarti menganiaya orang-orang yang telah masuk dengan jam...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/reviews/item/5</guid>
<pubDate>Wed, 9 Jul 2008 06:57:44 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Fatwa Syeikh Ibnu &#x2018;Utsaimin Tentang Hukum Bom Bunuh Diri</title>
<description>Fatwa Syeikh Ibnu &#x2018;Utsaimin Tentang Hukum Bom Bunuh Diri

 

Dalam hadits Shuhaib bin Sinan yang diriwayatkan oleh imam Muslim, kisah yang sangat panjang tentang anak muda yang belajar kepada tukang sihir dengan perintah seorang raja yang kafir dan menganggap dirinya sebagai Rabb. Tapi ia juga belajar kepada rahib yang kemudian Allah menampakkan kepadanya kebenaran apa yang dibawa oleh Rahib lalu mendapat beberapa karamah dari Allah seperti menyembuhkan orang yang buta dan belang dan menyembuhkan segala jenis penyakit, sampai datang kepadanya teman raja yang buta yang kemudian sembuh setelah ia beriman kepada Allah. Begitu ia bertemu dengan raja, ia bertanya : &#x201C;Siapa yang menyembuhkanmu ?&#x201D;. &#x201C;Rabb-ku&#x201D; jawabnya. Raja bertanya apakah engkau mempunyai Rabb selain aku ?&#x201D;. &#x201C;Rabb-ku dan Rabb-mu adalah Allah&#x201D; jawabnya. Ia pun disiksa beserta anak muda itu dan rahib yang mengajari yang kemudian berakhir dengan dibunuhnya teman raja dan rahib. Adapun anak muda itu telah berusaha untuk dibunu...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/reviews/item/4</guid>
<pubDate>Wed, 9 Jul 2008 06:54:04 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Syeikh KH AHMAD DAHLAN</title>
<description>Muhammad Darwisy (Nama Kecil Kyai Haji Ahmad Dahlan)  dilahirkan dari kedua orang tuanya, yaitu KH. Abu Bakar (seorang ulama dan Khatib terkemuka di Mesjid Besar Kesultanan Yogyakarta) dan Nyai Abu Bakar (puteri dari H. Ibrahim yang menjabat sebagai penghulu kesultanan juga). Ia merupakan anak ke-empat dari tujuh orang bersaudara yang keseluruhanya saudaranya perempuan, kecuali adik bungsunya. Dalam silsilah ia termasuk keturunan yang kedua belas dari Maulana Malik Ibrahim, seorang wali besar dan seorang yang terkemuka diantara Wali Songo, yang merupakan pelopor pertama dari penyebaran dan pengembangan Islam di Tanah Jawa (Kutojo dan Safwan, 1991). Adapun silsilahnya ialah Muhammad Darwisy (Ahmad Dahlan) bin KH. Abu Bakar bin KH. Muhammad Sulaiman bin Kiyai Murtadla bin Kiyai Ilyas bin Demang Djurung Djuru Kapindo bin Demang Djurung Djuru Sapisan bin Maulana Sulaiman Ki Ageng Gribig (Djatinom) bin Maulana Muhammad Fadlul&#x27;llah (Prapen) bin Maulana &#x27;Ainul Yaqin bin Maulana Ishaq bin Maul...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/reviews/item/3</guid>
<pubDate>Thu, 3 Jul 2008 09:31:37 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rahimahullah</title>
<description>Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin Rahimahullah
Semoga Allah menjaga beliau
Nasabnya:
Beliau adalah Abu Abdillah Muhammad bin Shalih bin Muhammad bin Utsaimin Al Wuhaibi At Tamimy.
Kelahirannya:
Beliau dilahirkan di kota &#x27;Unaizah pada tanggal 27 Ramadhan tahun 1347 H.
Pendidikannya:
Beliau belajar Al Qur&#x27;anul Karim kepada kakek dari pihak ibunya, yaitu Abdurahman bin Sulaiman Ali Damigh  Rahimahullah sampai hafal, selanjutnya beliau belajar Khath, berhitung dan sastra.
Seorang ulama besar, Syaikh Abdurahman As Sa&#x27;dy Rahimahullah telah menunjuk dua orang muridnya agar mengajar anak-anak kecil, masing-masing adalah Syaikh Ali Ash Shalihy dan Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz al Muthawwa&#x27;. Kepada Syaikh Muhammad bin Abdul Aziz  inilah beliau belajar kitab Mukhtasharul Aqidah Al Wasithiyah dan Minhaajus Saalikin Fil Fiqhi, keduanya karya Syaikh Abdurahman As Sa&#x27;dy dan Al Ajrumiyah serta Al Alfiyah.
Lalu kepada Syaikh Abdurrahman bin Ali &#x27;Audan beliau belajar Fara&#x27;idh dan Fiqih.
...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/reviews/item/2</guid>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 03:02:20 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>YouTube - SalafSalih&#x27;s Channel</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/44/YouTube_-_SalafSalihs_Channel</guid>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 02:42:52 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>MENJUNJUNG TINGGI ISLAM</title>
<description>&#x3C;b&#x3E;&#x3C;font size=&#x22;5&#x22;&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;center&#x22;&#x3E;&#x3C;font color=&#x22;#009900&#x22;&#x3E;MENJUNJUNG TINGGI ISLAM&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;/font&#x3E;&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;i&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;&#x26;nbsp;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Buya Kiayi Dmaluddin Ahmad Al Buny&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;&#x22; Wahai orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, tentu Allah akan menolongmu, dan mengokohkan langkah-langkahmu.&#x22;&#x3C;/p&#x3E;&#x3C;/i&#x3E; (QS.Muhammad: 7) &#x3C;p align=&#x22;justify&#x22;&#x3E;Manusia muslim, yang membela agama Allah, akan mendapatkan ketetapan jiwa dan keteguhan pendirian. Jiwanya mantap, teguh pendiriannya. Seorang hamba muslim, ketika menjalankan, mememikirkan dan mengamalkan agamanya, selalu ditunaikan dengan sungguh-sungguh. Perilakunya selalu berdasarkan sumber-sumber otentik ajaran Islam. Dilaksanakan ajaran Islam itu di semua ketika dan saat, Ia tidak menjual prinsip hidupnya dengan benda duniawi, dan tidak mengambil keuntungan ketika prinsipnya terdesak dihadapan lawan. Ia juga tidak mengamalkan ajaran agamanya dengan rasa keterpaksaan dan membiarkan dirinya terlontar di atas kepentingan yang tidak jelas. Ia tidak mencampur baurkan antara kebenaran dan kebatilan atau memberi samaran yang tidak jelas pada ajaran ajaran yang sudah nyata dalil ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/27/MENJUNJUNG_TINGGI_ISLAM</guid>
<pubDate>Thu, 26 Jun 2008 02:00:37 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Foto Kuno</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/photos/album/18/Foto_Kuno</guid>
<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 05:47:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Foto Tragedi Gempa jogja</title>
<description>Gambaran situasi gempa di Jogjakarta 27 Mei</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/photos/album/17/Foto_Tragedi_Gempa_jogja</guid>
<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 03:47:36 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>WASPADALAH TERHADAP PERANGKAP RIYA..!</title>
<description>&#x3C;br&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;WASPADALAH TERHADAP PERANGKAP RIYA..!&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Oleh&#x3C;br&#x3E;Syaikh Husain bin Audah Al-Awayisyah&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;IKHLAS UNTUK ALLAH TA&#x2019;ALA [1]&#x3C;br&#x3E;Apa syarat diterimanya amal?&#x3C;br&#x3E;Sebelum anda melangkah satu langkah &#x2013;wahai saudaraku muslim- hendaklah anda mengetahui jalan untuk merengkuh keselamatanmu. Janganlah anda memberati diri dengan amalan-amalan yang banyak,. Karena, alangkah banyak orang yang memperbanyak amalan, namun hal itu tidak memberikan manfaat kepadanya kecuali rasa capai dan keletihan semata di dunia dan siksaan di akhirat. [2]&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Maka, sebelum memulai semua amalan, hendaklah anda mengetahui syarat diterimanya amal. Yaitu harus terpenuhi dua perkara penting pada setiap amalan. Jika salah satu tidak tercapai, akibatnya amalan seseorang tidak ada harapan untuk diterima. Pertama : Ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta&#x2019;ala. Kedua : Amalan itu telah diperintahkan Allah Subhanahu wa Ta&#x2019;ala dalam Al-Qur&#x2019;an, atau dijelaskan oleh Rasul-Nya Shallallahu &#x2018;alaihi wa sallam dan sunnahnya, dan mengikuti Rasulullah dalam pelaksanaannya...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/26/WASPADALAH_TERHADAP_PERANGKAP_RIYA..</guid>
<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 06:31:10 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>PEMBAGIAN TAUHID</title>
<description>&#x3C;strong&#x3E;PEMBAGIAN TAUHID&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Oleh&#x3C;br&#x3E;Syaikh Ali bin Hasan al-Halabi Al-Atsari&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pertanyaan&#x3C;br&#x3E;Syaikh Ali bin Hasan al-Halabi Al-Atsari ditanya : Selama ini dalam berbagai kesempatan, saya banyak mendengar dari orang-orang yang mengatakan bermanhaj dan beraqidah Salaf, membagi tauhid menjadi Tauhid Rububiyah, Tauhid Uluhiyah dan Tauhid Asma wa Sifat. Dari manakah pembagian ini, mengingat di dalam Al-Qur&#x2019;an dan hadits tidak disebutkan. Dan menurut kami, hal itu tidak didapati pula pada zaman Rasulullah Shallallahu &#x2018;alaihi wa sallam ataupun shahabat. Bukankah pernyataan tersebut termasuk suatu perkara baru (muhdats) dan tidak ada dalilnya?&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Jawaban&#x3C;br&#x3E;Kami katakan, bahwa pembagian yang disyaratkan tersebut kedudukannya seperti pembagian para pakar ilmu Nahwu terhadap kata dalam bahasa Arab menjadi isim (nama), fi&#x2019;il (kata kerja) dan harf (imbuhan). Apakah yang demikian itu suatu hal tercela, padahal sesuai dengan kenyataan dan hakekat perkaranya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Betapa tepatnya perkataan Syaikh Bakr Abu Zaid dalam risalahnya &#x201C;At-Tahdz...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/25/PEMBAGIAN_TAUHID</guid>
<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 06:16:19 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>HUKUM MENGOREKSI PARA PENGUASA DARI ATAS MIMBAR</title>
<description>&#x3C;strong&#x3E;HUKUM MENGOREKSI PARA PENGUASA DARI ATAS MIMBAR&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Oleh&#x3C;br&#x3E;Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pertanyaan.&#x3C;br&#x3E;Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apakah mengoreksi para penguasa melalui mimbar termasuk manhaj para salaf (ulama terdahulu)? Bagaimana cara mereka menasehati para penguasa?&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Jawaban.&#x3C;br&#x3E;Mengekspos aib para penguasa dan mengungkapkannya di atas mimbar tidak termasuk manhaj para ulama dahulu, karena hal ini bisa menimbulkan kekacauan dan mengakibatkan tidak dipatuhi dan didengarnya nasehat untuk kebaikan, di samping dapat melahirkan kondisi berbahaya dan sama sekali tidak berguna. Cara yang dianut oleh para ulama dahulu adalah dengan memberikan nasehat secara khusus, yaitu antara mereka dengan para penguasa, atau dengan tulisan, atau melalui para ulama yang biasa berhubungan dengan mereka untuk mengarahkan kepada kebaikan.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Mengingkari kemungkaran tidak perlu dengan menyebutkan pelaku. Mengingkari perbuatan zina, riba dan sebagainya, tidak perlu dengan menyebutkan pelakunya, cukup...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/24/HUKUM_MENGOREKSI_PARA_PENGUASA_DARI_ATAS_MIMBAR</guid>
<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 06:04:24 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>HAKIKAT JIHAD</title>
<description>&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;HAKIKAT JIHAD&#x3C;br&#x3E;&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Oleh&#x3C;br&#x3E;Ustadz Abu Qatadah&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Jihad merupakan puncak kekuatan dan kemuliaan Islam. Orang yang berjihad akan menempati kedudukan yang tinggi di surga, sebagaimana juga memiliki kedudukan yang tinggi di dunia&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Secara umum, hakikat jihad mempunyai makna yang sangat luas. Yaitu, berjihad melawan hawa nafsu, berjihad melawan setan, dan berjihad melawan orang-orang fasik dari kalangan ahli bid&#x2019;ah dan maksiat. Sedangkan menurut syara&#x2019; jihad adalah mencurahkan seluruh kemampuan untuk memerangi orang kafir. [Lihat Fathul Bari 6/77]&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Sehingga dapat disimpulkan, jihad itu meliputi empat bagian :&#x3C;br&#x3E;Pertama : Jihad melawan hawa nafsu&#x3C;br&#x3E;Kedua : Jihad melawan setan&#x3C;br&#x3E;Ketiga : Berjihad melawan orang-orang fasik, pelaku kezhaliman, pelaku bid&#x2019;ah dan pelaku kemungkaran.&#x3C;br&#x3E;Keempat : Jihad melawan orang-orang munafik dan kafir&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Jihad melawan hawa nafsu, meliputi empat masalah :&#x3C;br&#x3E;Pertama : Berjihad melawan hawa nafsu dalam mencari dan mempelajari kebenaran agama yang haq.&#x3C;br&#x3E;Kedua : Berjihad melawan hawa nafsu dalam mengamal...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/23/HAKIKAT_JIHAD</guid>
<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 06:01:07 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Hukum Ikut Serta Dalam Parlemen</title>
<description>&#x3C;h1&#x3E;Hukum Ikut Serta Dalam &#x3C;b style=&#x22;COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: #a0ffff; &#x22;&#x3E;Parlemen&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;/h1&#x3E;Kamis, 18 Maret 2004 09:36:09 WIB&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;HUKUM IKUT SERTA DALAM &#x3C;b style=&#x22;COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: #a0ffff; &#x22;&#x3E;PARLEMEN&#x3C;/b&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Oleh&#x3C;br&#x3E;Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Pertanyaan.&#x3C;br&#x3E;Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : Bagaimana hukum ikut serta dalam majelis umat (&#x3C;b style=&#x22;COLOR: black; BACKGROUND-COLOR: #a0ffff; &#x22;&#x3E;parlemen&#x3C;/b&#x3E;) dan majelis sejenis yang ada di negeri- negeri Islam yang kadang-kadang tidak berhukum dengan hukum yang diturunkan oleh Allah?&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Jawaban.&#x3C;br&#x3E;Yang saya yakini, bahwa setiap negara yang tidak berhukum dengan hukum Allah secara jelas dan juga tidak mengamalkan hukum-hukum Allah tersebut, maka tidak boleh bagi seorang muslim ikut serta menjadi anggota pada majelis negara tersebut ataupun parlemennya.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Oleh karena itu saya berpendapat bahwa tidak ada manfaatnya bagi kaum muslimin untuk ikut serta dalam hukum yang tidak diturunkan oleh Allah, terutama untuk masa depan mereka yang panjang.&#x3C;br&#x3E;&#x3C;br&#x3E;Karena dampak keikutsertaan ini tidak memberikan manfaat secara konkrit, karena biasanya kelompok kecil yang ingin menegakkan syariat ini suaranya hilang tertelan suar...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/22/Hukum_Ikut_Serta_Dalam_Parlemen</guid>
<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 05:54:33 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Syekh YAHYA</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/43/Syekh_YAHYA</guid>
<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 09:23:04 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Selamatkan Indonesia ! - Harapan dan Realitas Masyarakat -</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/42/Selamatkan_Indonesia_-_Harapan_dan_Realitas_Masyarakat_-</guid>
<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 09:21:22 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>SALAFY Online - Salafy Indonesia - Situs Salafi Ahlussunnah wal Jama&#x27;ah :: Meniti Jejak Generasi Salafus Shalih</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/41/SALAFY_Online_-_Salafy_Indonesia_-_Situs_Salafi_Ahlussunnah_wal_Jamaah_Meniti_Jejak_Generasi_Salafus_Shalih</guid>
<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 08:55:28 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Anggia D. Susanti</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/39/Anggia_D._Susanti</guid>
<pubDate>Wed, 18 Jun 2008 08:42:10 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>FATWA PARA ULAMA BESAR TENTANG DEMONSTRASI</title>
<description>&#x3C;p&#x3E;&#x3C;strong&#x3E;FATWA PARA ULAMA BESAR TENTANG DEMONSTRASI&#x3C;/strong&#x3E;&#x3C;/p&#x3E; &#x3C;p&#x3E;Berkata Al-&#x2019;Allamah Ibnu Khaldun &#x2013;rahimahullah- :&#x3C;a id=&#x22;more-98&#x22;&#x3E;&#x3C;/a&#x3E;&#x3C;br&#x3E;&#x201C;Dan dari bab ini keadaan para pelaku revolusi/pemberontak dari kalangan orang umum dan para fuqaha` yang melakukan perubahan terhadap kemungkaran, sebab kebanyakan orang yang berjalan untuk beribadah dan menempuh jalan agama mereka bermazhab akan bolehnya menentang orang-orang yang melampaui batas dari kalangan para umaro` (pemimpin), dengan menyerukan perubahan kemungkaran dan melarang darinya dan amar ma&#x2019;ruf dengan mengharapkan atasnya pahala dari Allah Subhanahu wa Ta&#x2019;ala, sehingga menjadi banyaklah para pengikut mereka dan orang-orang yang berpegang bersama mereka dari kalangan rakyat jelata dan orang-orang awam dan mereka memampangkan diri-diri mereka dengan hal tersebut kepada tempat-tempat kehancuran dan kebanyakan dari mereka hancur pada jalan itu dalam keadaan berdosa tidak mendapatkan pahala, karena Allah Subhanahu tidak mewajibkan hal tersebut atas mereka dan sesungguhnya (Allah) han...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/21/FATWA_PARA_ULAMA_BESAR_TENTANG_DEMONSTRASI</guid>
<pubDate>Fri, 6 Jun 2008 14:28:46 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>SOLUSI TERORISME MENURUT PANDAGAN ISLAM</title>
<description>Minggu, 17 Juni 2007 16:34:12 WIB&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;SOLUSI TERORISME MENURUT PANDAGAN ISLAM&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Oleh&#x3C;BR&#x3E;Syaikh Zaid bin Muhammad bin Hadi Al-Madkhaly&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Sesungguhnya solusi atau penyembuhan terhadap penyakit ini bahkan untuk membentengi diri darinya adalah nasehat Islam yang lurus yang tiada melakukan dengan baik akan nasehat itu kecuali ulama Salaf Ar-Rabbani yang mana mereka telah menyampaikan nasehat dan bimbingannya kepada manusia dan memperingatkan serta menunjuki mereka kepada jalannya para nabi dan rasul yang mulia, yang Allah telah utus mereka sebagai penyeru dan pengajar kebaikan bagi manusia. Jalan itu adalah wahyu ilahi yang dengannya tersucikan hati dari penyakit-penyakitnya dan tenangnlah jiwa dari kebingungannya dan kegoncangan, kecuali orang yang memang dikusai oleh nafsu angkara murka dan telah ditetapkan di dalam Lauhul Mahfudz sebagai orang yang sesat. Sesungguhnya hal ini sesuai dengan firman Allah Ta&#x2019;ala.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x201C;Artinya : Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, ...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/20/SOLUSI_TERORISME_MENURUT_PANDAGAN_ISLAM</guid>
<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 06:11:14 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Pemuda Muhammadiyah kota Yogyakarta</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/37/Pemuda_Muhammadiyah_kota_Yogyakarta</guid>
<pubDate>Tue, 8 Apr 2008 09:38:59 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Ketika Wanita Menggoda </title>
<description>&#x3C;P&#x3E;&#x3C;STRONG&#x3E;Ketika Wanita Menggoda&#x3C;/STRONG&#x3E; &#x3C;BR&#x3E;&#x3C;/P&#x3E; &#x3C;P&#x3E;Jumat, 07 Maret 2008 &#x3C;BR&#x3E;Allah ta&#x27;ala telah menganugerahkan kepada kaum wanita keindahan yang membuat kaum lelaki tertarik kepada mereka. Namun syariat yang suci ini tidak memperkenankan keindahan itu diobral seperti layaknya barang dagangan di etalase atau di emperan toko. Tapi kenyataan yang kita jumpai sekarang ini wanita justru menjadi sumber fitnah bagi laki-laki. Di jalan-jalan, di acara TV atau di VCD para wanita mengumbar aurat seenaknya bak kontes kecantikan yang melombakan keindahan tubuh, sehingga seolah-olah tidak ada siksa dan tidak kenal apa itu dosa. Benarlah sabda Rasulullah yang mulia dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, di mana beliau bersabda, &#x22;Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih besar bagi kaum lelaki daripada wanita.&#x22; (HR. Bukhari Muslim)&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Ya, begitulah realitasnya, wanita menjadi sumber godaan yang telah banyak membuat lelaki bertekuk lutut dan terbenam dalam lumpur yang dibuat oleh syaitan untuk mene...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/19/Ketika_Wanita_Menggoda_</guid>
<pubDate>Thu, 3 Apr 2008 13:19:06 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>BERTAUBAT DARI MEROKOK</title>
<description>Minggu, Juli 30, 2006 &#x3C;BR&#x3E;BERTAUBAT DARI MEROKOK&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Fakta-fakta &#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Rekomendasi WHO, 10/10/1983 menyebutkan seandai nya 2/3 dari yang dibelanjakan dunia untuk membeli rokok digunakan untuk kepentingan kesehatan, niscaya bisa memenuhi kesehatan asasi manusia di muka bumi.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;WHO juga menyebutkan bahwa di Amerika, sekitar 346 ribu orang meninggal tiap tahun dikarenakan rokok.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;90% dari 660 orang yang terkena penyakit kanker di salah satu rumah sakit Sanghai Cina adalah disebabkan rokok.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Prosentase kematian disebabkan rokok adalah lebih tinggi dibandingkan karena perang dan kecelakaan lalulintas.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;20 batang rokok perhari menyebabkan berkurangnya 15% haemoglobin, yakni zat asasi pembentuk darah merah.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Prosentase kematian orang yang berusia 46 tahun atau lebih adalah 25 % lebih bagi perokok. &#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Dugaan-dugaan Dusta &#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Merokok membantu berfikir, padahal kenyataannya merokok bisa menceraiberaikan pikiran, mengurangi konsentrasi berfikir karena rokok menyebabkan penyempitan nafas dan keringnya tenggorokan.&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;&#x3C;BR&#x3E;Merokok membantu...</description>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/journal/item/18/BERTAUBAT_DARI_MEROKOK</guid>
<pubDate>Mon, 31 Mar 2008 12:00:07 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Web Islam Berbahasa Inggris</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/34/Web_Islam_Berbahasa_Inggris</guid>
<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 03:25:25 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Mengarungi Samudra Kehidupan</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/33/Mengarungi_Samudra_Kehidupan</guid>
<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 03:20:49 -0000</pubDate>
</item>

<item>
<title>Majalah Nikah Online :: Rumah Tangga, Gaya Hidup, Pendidikan Anak :: - Beranda</title>
<guid isPermaLink="true">http://albuny.multiply.com/links/item/32/Majalah_Nikah_Online_Rumah_Tangga_Gaya_Hidup_Pendidikan_Anak_-_Beranda</guid>
<pubDate>Fri, 28 Mar 2008 03:18:28 -0000</pubDate>
</item>

</channel>
</rss>